Thursday, 29 March 2012

I get it....

asalamualaikum bloggie...
selamat malam YoYo CiCi emoticon
memang seharusnya tulisan ini saya posting 2 bulan yang lalu, tapi apa daya males buka blog melanda diiringi dengan tugas yang menumpuk...
the last december, I got a chance to present my idea in one of the best university in Indonesia. medicine faculty of airlangga university Surabaya.
awalnya, hampir enam bulan kami tidak membuat satu pun karya tulis setelah karya tulis terakhir kami (aku dan Imas). hingga pembimbing kami mengira kami nyerah, padahal enggak juga. aku bahkan baru kirim artikel abal-abal ke redaksi koran On Line.lumayan, bisa nyoba buat artikel..Onion Head emoticon
sebenernya,pengumuman Paper Competition di FK UNAIR udah lama aku liat di internet. udah lama juga tu poster nempel di mading sekolah. tapi, parahnya baru dua minggu sebelum DL aku baru minat buat ikutan. hehehe
awalnya berat sih, waktu ngerjain KTI cuma sekitar 2 minggu, tapi semua bisa beres dan yang terpenting.. ada banyak waktu buat editing sama pembimbing, berkat pengunduran waktu DL dari panitia juga sih waktu itu. YoYo CiCi emoticon
dalam perjalanan menuju pengumuman, kami hanya berdoa dan berdoa. karena segalanya hanya Tuhan yang menentukan.
tepat tanggal 7 Desember 2011 #masih inget. pagi sekali, panitia sms nyuruh aku liat pengumuman di Facebook. dan.... taraaaa...
namaku ada di nomor 7. jangan tanya gimana perasaanku. yang jelas senang minta ampuuuunnn YoYo CiCi emoticonsampai sujud syukur, sampai lupa semua materi yang aku pelajari padahal hari itu aku ujian semester satu. dan konsekuensinya, nilai rapor ku fisika.... hancur sehancur hancurnya..nevermine, I will study hard next time 

dan.. dari sinilah semua akan dimulai, dari kesempatan pertama, dan pengalaman pertama sebagai jalan untuk menuju kampus impian, menuju mimpi-mimpi yang telah terangkai sejak bertahun-tahun lalu...
let's get it... more and more... always trying and never give up...
slowly, God always beside you YoYo CiCi emoticon

Wednesday, 28 March 2012

MAROKO SAHABAT INDONESIA


artikel ini terhitung sebagai artikel pertamaku, entah apa yang membuat saya mau membuat artikel, yang jelas saya suka menulis. :)
            Indonesia dan Maroko adalah kawan beda rumpun yang berhasil bersahabat sejak awal kemerdekaan kedua negara. Maroko terletak di ujung selatan benua Afrika dan Indonesia terletak di ujung selatan benua Asia. Jarak antar kedua negara yang hampir sepertiga lingkar bumi ini tidak menghalangi persahabatan keduanya. Struktur pemerintahan yang berbeda tidak menjadi halangan kerjasama antara negeri seribu pulau dengan negeri seribu menara ini. Maroko, negara Kerajaan Islam sedangkan Indonesia telah berhasil menjadi negara Islam Demokrasi.
            Hubungan dua negara antar benua ini berawal sejak pertengahan abad 14 sebelum masehi. Ketika Kerajaan Samudra Pasai mengalami puncak kejayaan, dimana saat itu pelabuhan di Samudra Pasai menjadi pelabuhan yang sangat penting. Tempat terjadinya bongkar muat barang antar kapal dari berbagai negara. Sehingga banyak kapal dari berbagai negara yang singgah di Indonesia.
            Kisah wali songo yang akrab terdengar di telinga muslim Indonesia juga tidak terlepas dari Maroko. Satu diantara sembilan wali yang dikenal rakyat indonesia berasal dari maroko. Yaitu, Maulana Malik Ibrahim salah satu sesepuh Wali Songo yang lebih dikenal dengan nama “Syeikh Maghribi” adalah orang Maroko yang datang ke Indonesia dengan tujuan untuk berdagang. Dengan kepiawannya, ia mampu memikat hati warga Indonesia yang akhirnya berduyun-duyun memeluk Islam. Kunjungan Ibnu Batuttah dan Maulana Malik Ibrahim merupakan tonggak sejarah yang mengawali jalinan hubungan antara kedua bangsa yang berada di dua benua yang berbeda.
            Hubungan bilateral antara kedua negara berawal sejak 1960 ketika keduanya telah merdeka. Saat itu presiden Soekarno adalah presiden pertama yang berkunjung di Maroko setelah Maroko merdeka. Kedatangan Presiden Soekarno disambut hangat oleh Raja Muhamed V, persahabatan antara keduanya pun terjalin hingga Raja Muhamed V menghadiahi Presiden Soekarno sebuah jalan yang dinamai dengan nama Jalan Soekarno dan beberapa jalan dengan nama kota besar di Indonesia. Presiden Soekarno pun mengambil nama Casablanca, yaitu kota perekonomian di Maroko sebagai nama jalan paling sibuk di Jakarta.
            Hubungan bilateral antara Maroko dan Indonesia masih berjalan hingga sekarang. Hubungan baik dalam segala bidang ini membuahkan hasil yang positif untuk kedua negara. Maroko sebagai penghasil fosfat terbesar sangat menguntungkan Indonesia untuk melakukan hubungan bidang ekonomi. Selain itu, produk Indonesia sangat diminati oleh masyarakat Maroko utamanya produk furnitur. Namun hubungan bidang ekonomi ini belum seimbang, karena surplus masih berada di pihak Indonesia. Saat ini pemerintah Indonesia sedang mengupayakan agar hubungan ekonomi bisa berjalan seimbang sehingga saling menguntungkan keduanya.
            Dalam bidang pendidikan, Maroko merupakan negara yang memiliki sistem pendidikan yang bagus. Untuk meningkatkan kerjasama dengan Indonesia, Maroko menyediakan beasiswa belajar untuk 15 mahasiswa Indonesia pertahun. Namun, kesempatan ini tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh Indonesia. Dalam bidang politik, Maroko kagum terhadap Indonesia yang merupakan negara Islam terbesar ketiga dan mampu membuat Islam berjalan beriringan dengan demokrasi. Sehingga menjadi negara Islam demokrasi. Hal ini membuat Maroko ingin belajar kepada Indonesia tentang demokrasi dalam negara Islam. Persahabatan antara dua negara ini akan berjalan beriringan selama keduanya dapat saling menguntungkan. Dimana Indonesia dapat belajar banyak tentang Islam kepada Maroko, dan Maroko belajar tentang demokrasi kepada Indonesia. Peningkatan kerjasama juga dapat mempererat hubungan bilateral antar keduanya.

Tuesday, 12 April 2011

dari pada di buang..(??????)

ini adalah produk salah paham akibat terlalu yakin dan percaya serta hanya dengan waktu 1 minggu,,,secuil tulisan dari lembaran lembaran karya tulis yang terkirim dan akhirnya belum berhasil karena ternyata salah paham dengan tema yang ada,,,
semoga bermanfaat
-Crop Circle yang Menggegerkan Indonesia-
Kemunculan Crop Circle di Berbah, Sleman, Jogyakarta tentang adanya dugaan bahwa UFO baru saja mendarat di desa mereka. Dan meninggalkan tanda berupa lingkaran besar, mendorong kami yang penasaran dengan hal itu untuk mengangkat kontroversi yang beredar di masyarakat mengenai Cropcircle yang terbentuk di Sleman sebagai topik dari karya tulis kami. Kami rasa warga sekitar tempat kejadian terlalu antusias dan membesar-besarkan hal itu. Padahal kejadian ini telah sering terjadi di luar Negri, di Inggris khususnya. Dengan adanya karya tulis ini, kami harapkan masyarakat tidak lagi resah jika sewaktu-waktu terjadi hal serupa di sekitar mereka.
Yang ingin kami capai dalam penulisan ini adalah agar pembaca mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya pro dan kontra mengenai Crop Circle yang terbentuk secara misterius di Sleman, Jogja. Serta, kami berharap dengan adanya karya tulis ini masyarakat tidak terlalu membesar-besarkan fenomena alam tersebut dan mengetahui peristiwa yang sebenarnya terjadi.
Dalam penulisan karya tulis ini kami menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan berbagai sumber dari internet.
Berdasarkansumber yang kami kumpulkan, fenomene tersebut mempunyai ciri Terjadi hanya dalam waktu semalam,malam harinya beberapa penduduk mendengar suara gemuruh layaknya suara helikopter selama kira-kira 30 menit, batang padi ambruk dalam pola yang rapi, pola yang terbentuk adalah geometris kompleks, diameter Crop Circle cukup besar; sekitar 60m sehingga baru terlihat penuh dari atas bukit, terbentuk di tengah lahan tanpa ada jejak kaki atau traktor di sekitarnya, Berada tepat di bawah jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET). Selain itu, Crop Circle dinilai sebagai perubahan fisis dan biologis, bukan hasil mekanik. Dalam Crop Circle ditemukan adanya 17 lingkaran dengan 11 titik pusat lingkaran. Dan 5 lingkaran yang membentuk titik simpul, serta tidak adanya padi yang patah akibat proses itu semakin memperkuat bahwa Crop Circle alami proses alam.
Berdasarkan sumber yang telah kami peroleh, Crop Circle yang ditemukan di Berbah, Sleman, Jogyakarta itu bukan buatan manusia tetapi karena fenomena alam. Dari Crop Circle yang terbentuk, kita dapat mengambil nilai positifnya agar kita dapat selalu mengendalikan diri dan menjaga bumi ini dengan baik. Sehingga tercipta kehidupan yang harmonis.